|
English Version | Jumat, 10 September 2010 | |
|
"Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad meninjau BBAP Ujung Batee Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam di Aceh, Jumat (3/9)."
"Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad dengan didampingi Gubernur NAD Drh.Irwandi Yusuf, M.Sc.melakukan Temu Muka dengan Muspida Provinsi dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten se Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (3/9)."
"Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad hari Kamis (2/9) rapat kerja dengan Komisi IV membahas RAKL 2011 di gedung MPR DPR Jl, Gatot Soebroto Jakarta Pusat."
"Sekretaris Jenderal KKP, M. Syamsul Maarif saat memberikan bantuan berupa benih ikan nila melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara serta bantuan paket lebaran kepada ratusan nelayan di PPS Belawan, Medan (1/9)."
"Ibu HANNA FADEL MUHAMMAD selaku penasehat Dharma Wanita Persatuan KKP membuka secara resmi Bazar di Gd.Mina Bahari III kantor KKP, Jakarta, Kamis (2/9)."
"Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad hari Senin (31/8) melakukan ekspose kawasan minapolitan dan menyerahkan bantuan benih udang kepada masyarakat sulawesi Selatan di Makasar "
|
|
| Home | Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi | Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten | Link Lembaga Terkait | |||
|
|
|||
ProfilBerita
|
BeritaPEMDA KABUPATEN MAMUJU BERSAMA BPPP AERTEMBAGA LATIH SDM DI BIDANG BUDIDAYA RUMPUT LAUT.PEMDA KABUPATEN MAMUJU BERSAMA BPPP AERTEMBAGA LATIH SDM DI BIDANG BUDIDAYA RUMPUT LAUT. Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Aertembaga yang merupakan lembaga teknis yang mempunyai tugas melaksanakan bimbingan dan pelatihan teknis dan manajerial di bidang usaha perikanan, telah menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Rumput Laut Bagi Masyarakat di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat pada tanggal 8 s.d 14 Juli 2010, dengan harapan akan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap para pembudidaya Rumput Laut sehingga taraf hidupnya juga akan lebih meningkat. Pelatihan dilaksanakan di Balai Desa Tadui Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju yang diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari Desa Tadui. Praktek dilaksanakan diareal pantai Desa Tadui, berupa pembuatan dan pemasangan sarana budidaya rumput laut sistim longline serta penanaman rumput laut diareal seluas 100 x 60 meter. Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Mamuju Bapak Syamsul Suddin, SE, M.Si. Yang dihadiri pula oleh Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Aertembaga serta Penyuluh Perikanan setempat. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mamuju dalam sambutannya, menyambut baik penyelenggaraan Pelatihan Budidaya Rumput laut Bagi Masyarakat Pembudidaya di Kabupaten Mamuju, mengingat potensi pengembangan rumput laut di kabupaten Mamuju yang cukup besar sehingga perlu pembekalan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap pelaku usaha dalam hal ini pembudidaya rumput laut. Beliau juga menyampaikan kegiatan-kegiatan seperti ini dapat berlangsung terus di Kabupaten Mamuju, terutama Budidaya dan Penangkapan Ikan. Adapun yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Keputusan Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Aertembaga Nomor : B.30/BPPP-BTG/DL.210/Kpts/VI/2010 tanggal 22 Juni 2010 tentang Penyelenggaraan Pelatihan Budidaya Rumput Laut Bagi Masyarakat Pembudidaya di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Kurikulum pelatihan disusun berdasarkan kompetensi kerja calon peserta pelatihan dengan jumlah jam berlatih 54 jam @ 45 menit. Materi yang disampaikan terdiri atas teori 29, 6 % teori dan 70,4 % praktek. Materi yang diberikan antara lain Penentuan Lokasi usaha budidaya rumput laut berupa pengukuran kualitas air (pH air, suhu Oksigen terlarut, kecerahan dan kecepatan arus). Praktek penentuan lokasi dilakukan di areal pantai Tadui yang akan ditempatkan sarana budidaya sistim long line. Menghitung kebutuhan bahan dan membuat sarana budidaya rumput laut sistim longline dilakukan di Balai desa Tadui, setelah selesai dibawa ke areal pantai untuk dipasang. Topografi pantai Desa Tadui dikelilingi hutan bakau sehingga untuk melakukan aktifitas penanaman dan pemeliharaan rumput laut dilakukan diatas perahu. Perahu mutlak diperlukan oleh pembudidaya rumput laut desa Tadui. Pengikatan bibit rumput laut dilakukan diatas perahu, dengan berat rata-rata awal 50 gram/koloni. Untuk mencapai areal budidaya rumput laut harus berperahu melalui hutan bakau pada saat air pasang.
Kedepan sangat dibutuhkan penataran maupun himbauan kepada pelaku pasar dalam hal ini pedagang oleh instansi yang berwewenang, agar penetapan harga jual rumput laut disesuaikan dengan pasar yang berlaku serta pengklasifikasian harga rumput laut kering berdasarkan kualitas/mutu rumput laut kering.Selain materi teknis diberikan juga materi Analisa usaha, yang diberikan antara lain bagaimana menghitung biaya (input), pendapatan (output) dan keuntungan (income) usaha budidaya rumput laut. Juga disampaikan bagimana membuat buku kas. Semoga dengan pelatihan ini dapat menjadikan pembudidaya lebih terampil dalam berusaha budidaya rumput laut. Sumber : Humas BPPP Aertembaga Arsip Berita Lainnya
|
||