Berita
- Balai Diklat Aparatur Sukamandi melaksanakan Diklat Bendahara Pengeluaran Angkatan I Tahun 2010 Kerjasama Dengan Pusat Diklat Anggaran dan Perbendaharaan Kementerian Keuangan.
- Produk Perikanan Bidik Pasar China
- Diklat Perdana 2010 BDA Sukamandi Laksanakan Diklat Perjabatan Golongan II Angkatan 54
- BM PRODUK PERIKANAN KE TIONGKOK 0%
- Kapal Pencuri Ikan Akan Dipinjamkan ke Nelayan
Agenda
- KONAS VII Tahun 2010 PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR, LAUT DAN PULAU-PULAU KECIL AMBON - PROVINSI MALUKU
- Pelaksanaan Donor Darah
- Undangan Intenational Seminar 2009 From Ocean for Food Security, Energy and Sustainable Resources and Environment
- Undangan Bimbingan Teknis Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Departemen Kelautan dan Perikanan (SIM-DKP)
- Undangan Rakor Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan Perikanan Wilayah Barat
Web Link Umum
- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
- Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
- Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum & Keamanan
- Departemen Keuangan
- Departemen Pertanian
- FAO
- BAPPENAS
- LIPI
- Bakosurtanal
- BKPM
- Primaniyarta Awards 2008
- Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar
- Trilateral Partnership
- Program Mitra Bahari
- Badan Pusat Statistik
Web Counter
544319
Polling
Menurut Pendapat Anda, apakah dengan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, seharusnya pembangunan berbasis kemaritiman?
Informasi Cuaca & Iklim
Tanggal 23 - 24 November 2009
DISEBAGIAN PERAIRAN INDONESIA BAGIAN BARAT
- PERINGATAN CUACA BURUK : Gelombang Laut dengan tinggi 1,5 sampai 2,5 meter berpeluang terjadi di : Laut Sulu, Perairan Timur kepulauan Natuna, Perairan Utara Kalimantan, Perairan Sambas, Perairan Timur Batam, Perairan Timur kepulauan Riau, Selat Karimata, Perairan Bangka, Perairan Utara hingga Selatan Aceh, Perairan Barat Sumatera Utara, Perairan Barat Nias hingga barat kepulauan Mentawai, Perairan Barat Lampung, Perairan pulau Enggano, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Banten hingga Selatan Jawa barat dan Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah hingga Selatan Bali Terkecuali Laut Cina Selatan, Perairan Barat kepulauan Natuna, Samudera Hindia Barat laut Sumatera dan Samudera hIndia Barat Aceh dapat mencapai 3 sampai 5 meter .
- RINGKASAN KONDISI CUACA :
Dari Citra Satelit Cuaca terlihat adanya “ LEMBANG TROPIS 1004 HPA”, di Samudera Pasifik Timur laut Papua atau kepulauan Carolines dan “ LEMBANG TROPIS 1006 HPA “ , di Samudera Pasifik Utara Halmahera bergerak lambat ke arah Utara hingga Barat laut .
Daerah Liputan Awan dan Hujan berada masih di Sebagian besar masih Indonesia Barat bag. Barat sebelah Utara dan Selatan Khatulistiwa, Sebagian besar Indonesia Tengah bagian Barat dan Tengah Selatan Khatulistiwa serta Sebagian besar Indonesia Timur bagian Barat serta Selatan Khatulistiwa .
Angin diatas wilayah Perairan Indonesia Barat umumnya bertiup dari arah Timur sampai Selatan, Terkecuali Perairan barat Sumatera dan Laut Jawa Angin dari Arah Selatan hingga Barat dan kecepatan angin berkisar antara 5 sampai 28 knot atau 10 sampai 50 Km / Jam .
Kondisi tersebut memberi peluang pertumbuhan awan dan hujan di : laut Cina Selatan, Selat Malaka, Laut Natuna, Perairan Sambas, Selat Karimata, Perairan kepulauan Riau dan Bangka Belitung, Sebagian besar Perairan Kalimantan, Sebagian besar Perairan Barat Sumatera, Samudera Hindia Barat daya Sumatera, Perairan Kep. Mentawai hingga Barat Lampung, Laut Jawa, Perairan Pantai Utara Jawa dan Selatan Jawa serta Selat Makassar. - PRAKIRAAN CUACA WILAYAH PERAIRAN :
BERLAKU DARI JAM : 07.00 WIB TANGGAL : 23 NOPEMBER 2009
SAMPAI DENGAN JAM : 07.00 WIB TANGGAL : 24 NOPEMBER 2009
|
NO
|
NAMA WILAYAH PERAIRAN |
ARAH DAN KECEPATAN ANGIN
|
CUACA
| TINGGI GELOMBANG LAUT MAKSIMUM ( METER) | |
| 01 | WILPER NATUNA | TIMUR LAUT | 10 – 20 KT | HUJAN | 2,0 – 3,0 |
| 02 | WILPER SAMBAS | SELATAN – BARAT DAYA | 10 – 20 KT | HUJAN | 2,0 – 2,5 |
| 03. | WILPER BADAS PENGIKI | BARAT DAYA - BARAT | 10 – 20 KT | HUJAN | 2,0 – 2,5 |
| 04. | WILPER BATAM-LINGGA | BARAT LAUT - UTARA | 10 – 15 KT | BERAWAN | 1,0 – 1,5 |
| 05. | WILPER SINGKEP-PP TUJUH | BARAT – UTARA | 10 – 20 KT | HUJAN | 1,5 – 2,5 |
| 06. | WILPER BANGKA | BARAT - BARAT LAUT | 10 – 20 KT | HUJAN | 1,5 – 2,5 |
| 07. | WILPER KARIMATA | BARAT | 10 – 20 KT | HUJAN | 2,0 – 2,5 |
| 08. | WILPER KETAPANG | BARAT - BARAT LAUT | 05 – 15 KT | HUJAN | 0,5 – 1,5 |
| 09. | WILPER PONTIANAK | SELATAN - BARAT DAYA | 05 – 10 KT | HUJAN | 0,5 – 1,0 |
| 10. | WILPER SIMEDANG | BARAT DAYA - BARAT | 10 – 15 KT | HUJAN | 0,5 – 1,5 |
| 11. | WILPER RAKIT KEBATU | BARAT DAYA - BARAT | 05 – 15 KT | HUJAN | 0,5 – 1,5 |
| 12. | WILPER KEP. SERIBU | BARAT DAYA - BARAT | 10 – 15 KT | HUJAN | 0,5 – 1,5 |
| 13. | WILPER KRG – INDRAMAYU | BARAT DAYA - BARAT | 05 – 15 KT | HUJAN | 0,5 – 1,5 |
| 14. | WILPER PELABUHAN RATU | TIMUR - SELATAN | 10 – 20 KT | HUJAN | 2,0 – 2,5 |
| 15. | WILPER SINDANG BARANG | TIMUR - SELATAN | 10 – 20 KT | HUJAN | 2,0 – 2,5 |
| 16. | WILDRA BARAT DAYA BENGKULU | TENGGARA - SELATAN | 10 – 20 KT | HUJAN | 2,0 – 2,5 |
| 17. | WILDRA SELATAN BANDUNG | TENGGARA | 10 – 20 KT | HUJAN | 2,0 – 2,5 |
TANJUNG PRIOK
PRAKIRAWAN
ttd
YUDI SURYADARMA
NIP: 19590801198103 1001
