Berita
- Balai Diklat Aparatur Sukamandi melaksanakan Diklat Bendahara Pengeluaran Angkatan I Tahun 2010 Kerjasama Dengan Pusat Diklat Anggaran dan Perbendaharaan Kementerian Keuangan.
- Produk Perikanan Bidik Pasar China
- Diklat Perdana 2010 BDA Sukamandi Laksanakan Diklat Perjabatan Golongan II Angkatan 54
- BM PRODUK PERIKANAN KE TIONGKOK 0%
- Kapal Pencuri Ikan Akan Dipinjamkan ke Nelayan
Agenda
- KONAS VII Tahun 2010 PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR, LAUT DAN PULAU-PULAU KECIL AMBON - PROVINSI MALUKU
- Pelaksanaan Donor Darah
- Undangan Intenational Seminar 2009 From Ocean for Food Security, Energy and Sustainable Resources and Environment
- Undangan Bimbingan Teknis Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Departemen Kelautan dan Perikanan (SIM-DKP)
- Undangan Rakor Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan Perikanan Wilayah Barat
Web Link Umum
- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
- Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
- Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum & Keamanan
- Departemen Keuangan
- Departemen Pertanian
- FAO
- BAPPENAS
- LIPI
- Bakosurtanal
- BKPM
- Primaniyarta Awards 2008
- Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar
- Trilateral Partnership
- Program Mitra Bahari
- Badan Pusat Statistik
Web Counter
544331
Polling
Menurut Pendapat Anda, apakah dengan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, seharusnya pembangunan berbasis kemaritiman?
Siaran Pers
FADEL QURBAN DI PEMUKIMAN NELAYAN
FADEL QURBAN DI PEMUKIMAN NELAYAN
Hubungan pejabat dan masyarakat sebaiknya tidak hanya dilihat sebagai keterkaitan structural fungsional saja, namun harus disertai dengan hubungan personal emosional. Dalam kaitan itulah maka kali ini DKP menyumbangkan hewan qurban di perkampungan nelayan. Tentu saja tetap dilandasi niat ibadah karena Allah, lillahi ta'ala. Demikian disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad pada saat memantau penyampaian hewan qurban di pemukiman nelayan Muara Angke, Jakarta Utara, selepas sholat Iedul Adha di Istiqlal (tg 27/12).
Keluarga Departemen Kelautan dan Perikanan kali ini menyampaikan qurban sapi ke empat lokasi pemukiman nelayan wilayah Jakarta Utara, yakni Masjid Jami Al-Huda, Kamal Muara; Musholah At-Taubah pelelangan ikan Kalibaru; Masjid Al-Amal dekat pelelangan ikan Cilincing; dan Masjid Attaufiqul Mubarok' pemukiman nelayan Muara Angke. Nelayan setempat juga ada yang menyampaikan hewan qurban. Misalnya di Muara Angke, dari nelayan saja hampir 100 ekor kambing. Menurut para nelayan, jumlah hewan qurban dari nelayan kali ini mengalami penurunan. Penyebabnya adalah dikarenakan menjelang Hari Raya Qurban, kondisi laut sedang ombak besar (rob), sehingga banyak hari-hari nelayan yang tidak pergi melaut.
Di pemukiman nelayan Muara Angke, terdapat lima segmen warga yang berhak menerima daging qurban (mustahiq), yang dilayani oleh masjid yqang berbeda. Masjid Attaufiqul Mubarok dan Attaubah kebanyakan untuk nelayan yang menetap di pemukiman tersebut. Masjid Nurul Bahri kebanyakan untuk pengolah ikan tradisional. Masjid Nurul Falah di pelelangan ikan banyak melayani para bakul dan pedagang kecil. Adapun Masjid Safiatul Jannah banyak melayani nelayan andon dari luar Jakarta, atau para nelayan musafir, yang "bermukim" di perahu atau kapal ikan masing-masing, serta pekerja kecil galangan kapal. Dari campuran kelompok mustahiq tersebut kira-kira berjumlah 800 orang.
Jakarta, 27 November 2009
Kepala Pusdatin,
ttd
Dr. Soen'an Hadi Poernomo
Hp 081619 33911
Di pemukiman nelayan Muara Angke, terdapat lima segmen warga yang berhak menerima daging qurban (mustahiq), yang dilayani oleh masjid yqang berbeda. Masjid Attaufiqul Mubarok dan Attaubah kebanyakan untuk nelayan yang menetap di pemukiman tersebut. Masjid Nurul Bahri kebanyakan untuk pengolah ikan tradisional. Masjid Nurul Falah di pelelangan ikan banyak melayani para bakul dan pedagang kecil. Adapun Masjid Safiatul Jannah banyak melayani nelayan andon dari luar Jakarta, atau para nelayan musafir, yang "bermukim" di perahu atau kapal ikan masing-masing, serta pekerja kecil galangan kapal. Dari campuran kelompok mustahiq tersebut kira-kira berjumlah 800 orang.
Jakarta, 27 November 2009
Kepala Pusdatin,
ttd
Dr. Soen'an Hadi Poernomo
Hp 081619 33911
