Web Link Umum
- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
- Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
- Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum & Keamanan
- Departemen Keuangan
- Departemen Pertanian
- FAO
- BAPPENAS
- LIPI
- Bakosurtanal
- BKPM
- Primaniyarta Awards 2008
- Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar
- Trilateral Partnership
- Program Mitra Bahari
- Badan Pusat Statistik
Web Counter
605921
Polling
Menurut Pendapat Anda, apakah dengan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, seharusnya pembangunan berbasis kemaritiman?
Berita
Produk Perikanan Bidik Pasar China
Komoditi Ekspor
Produk Perikanan Bidik Pasar China
Produk perikanan hasil budidaya nasional siap menguasai pasar China. Apalagi, bea masuk ke negara tersebut yang sebelumnya 17,5 persen akan dihapuskan seiring kesepakatan perdagangan bebas ASEAN-China (ASEAN-China Free Trade Area/ACFTA).
"Praktis, kita tidak impor produk perikanan hasil budidaya dari China. Yang mereka punya seperti ikan nila dan patin, bisa kita produksi dalam jumlah besar dan harga yang lebih murah di dalam negeri. Kita siap menguasai pasar China," kata Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Made L. Nurdjana saat dihubungi, Minggu (7/1).
Beberapa produk perikanan budidaya yang siap diekspor ke China dalam waktu dekat, yakni ikan kerapu tikus dan kerapu macan sebanyak 1.000 ton. Ikan jenis tersebut, menurut Made, dihargai sebesar 40-50 dollar AS per kilogram di China.
Sepanjang tahun 2009 lalu, perikanan budidaya mampu mengekspor 12 ribu - 15 ribu ton ikan kerapu pasar China. Produk lain seperti ikan sidat ukuran di atas dua kilogram juga siap di ekpor ke China.
"Memang volumenya masih ratusan ton, dan selama ini kita belum mampu memenuhi seluruh permintaan pasar China. Kita masih terkendala dengan minimnya pembudidaya ikan jenis ini,"tutur dia.
Sementara itu, anggota komisi IV DPR Herman Khaeron menyebut, Indonesia perlu mewaspadai masuknya produk perikanan tangkap China cukup besar, dan yang perlu diwaspadai adalah kualitas produknya. Untuk itu, balai karantina harus meningkatkan pengawasannya,"papar dia.
Tujuan Ekspor
Dari sisi persaingan, China dinilai unggul dalam penguasaan pasar perikanan tangkap dibandingkan perikanan budidaya. Inilah yang menjadi peluang bagi pembudidaya perikanan nasional.
"Dan perlu diingat, selam ini China belum menjadi tujuan ekspor produk perikanan Indonesia, kita masih berotientasi ke Jepang dan Eropa," kata dia.
Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad menyatakan perdagangan bebas ACFTA berdampak positif meningkatkan volume ekspor produk perikanan Indoneasia ke China. "China memiliki penduduk terbanyak di dunia dan memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi," papar dia
Berdasarkan data, tahun 2009 ekspor perikanan RI ke China diperkirakan mencapai 100,4 juta dollar AS, sedangkan impor dari China sebesar 28,8 juta dollar AS. Rata-rata kenaikan nilai ekspor perikanan RI ke China sebesar 67,4 persen pada periode 2006 -2008. Sedangkan rata-rata kenaikan nilai impor dari China sebesar 71,3 persen pertahun.
Sumber : Koran Jakarta, 08 Februari 2010.Hal. 15
